Cegah Penularan, Pemerintah Ajak Warga Peduli AIDS di Alor

oleh -1315 Dilihat
Realistic red ribbon, world aids day symbol, 1 december, vector illustration
banner 468x60

RADARNTT, Kalabahi – Penularan HIV/AiDS terus mengalami peningkatan kasus baru di tahun 2025 sebanyak 62 kasus di akhir bulan Agustus dan saat ini Oktober sudah 69 kasus baru sesuai data dari Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Alor.

HIV/AIDS ditemukan pertama kali di tahun 2000 terus meningkat dan pada akhir tahun 2024 jumlah kasus di Kabupaten Alor 761, kasus meninggal 115 orang, hidup 649 orang jumlah kasus baru mengalami peningkatan 79 kasus, hal ini kembali diingatkan oleh Asisten I Setda Alor, Ridwan Nampira di Kelurahan Mutiara Kecmatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor, belum lama ini dalam rangka pembentukan Warga Peduli AIDS.

Ia mengisahkan sebelumnya ia menjabat sebagai Camat Teluk Mutiara melakukan penertiban warga, dimana warga yang dari luar harus memiliki keterangan sehat sebelum berdomisili.

Saat ini dikatakannya, ibarat fenomena gunung es, sehingga perlu adanya deteksi dini, karena sudah dilaporkan di seluruh wilayah kecamatan.

“Bahkan pedalaman yang minim sarana kesehatan, sumber penularan sudah ada di daerah karena dijumpai juga kasus HIV dan AIDS pada populasi resiko rendah seperti ibu rumah tangga dan anak anak, dengan ditemukan banyak kasus ini maka menunjukan lemahnya deteksi dini,” ujarnya.

Untuk itu, ia berharap melalui pembentukan Warga Peduli AIDS atau WPA di wilayah kelurahan masing-masing diharapkan ikut menggerakkan masyarakat untuk terlibat langsung dalam upaya pencegahan dan penanggulangan AIDS.

Sementara itu, Lurah Mutiara, Yeri Maitia, mengapresiasi perhatian pemerintah pada kelurahn Mutiara juga mendapat perhatian dari Pemerintah melalui pembentukan kelompok Peduli AIDS ini.

“Kami mengapresiasi perhatian pemerintah sehingga kelurahan Mutiara juga dapat membentuk WPA demi upaya bersama dalam mencegah penularan HIV/AIDS di wilayah ini,” ucapnya.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan pemateri dari Dinas Kesehatan di Kelurahan Kalabahi Barat, Nusa Kenari dan Kelurahan Kalabahi Tengah.

Pemerintah mengharapkan peran aktif semua masyarakat untuk bersama mencegah kasus ini bertambah lagi, karena kesadaran saling mengingatkan dan melindungi antar warga merupakan tugas mulia. Membutuhkan lingkaran keamanan warga dalam menjaga lingkungannya agar bebas dari bencana sosial yang mematikan itu. TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.