Temui Bupati Lembata, Pengurus API Reinha Rosari Bahas K3SL XXXVII di Desa Bean

oleh -1497 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Lewoleba – Aktivitas Pendalaman Iman (API) Reinha Rosari Mahasiswa Katolik Dioses Larantuka-Kupang audiensi bersama Bupati Kabupaten Lembata Petrus Kanisius Tuaq, membahas kegiatan Kemah Kerja Kitab Suci Lewotana (K3SL) API Reinha Rosari ke XXXVII yang akan laksanakan di Desa Bean, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata pada 27 Juli sampai 4 Agustus 2025.

Audiensi berlangsung Kamis, 24 Juli 2025 di Ruang Kerja Bupati Lembata dalam suasana penuh keakraban dan santai namun serius membahas isu-isu kemiskinan dan tantangan pembangunan.

API Reinha Rosari adalah organisasi pembinaan dan pengabdian yang bernafaskan Iman Katolik yang selalu berpegang teguh pada tiga pilar pembinaan yakni Kristianitas, Fraternitas dan Intelektualitas.

API Reinha Rosari sejak Tahun berdirinya 1980 sampai dengan sekarang sudah begitu banyak mengalami dinamika dan dialektika selalu eksis dalam setiap tantangan zaman. Dalam menjaga eksitesi organisasi API Reinha terus menjalankan setiap kegiatan formal organisasi yang sudah diatur dalam AD/ART organisasi.

Ketua Umum API Reinha Rosari, Finsesius J. Herin mengatakan, hari ini API Reinha menujukkan eksistensinya dengan melaksanakan kegiatan formal organisasi yakni Latihan Kepemimpinan Tingkat Atas (LKTA) yang dikemas dalam bentuk kegiatan pengabadian dengan nama Kemah Kerja Kitab Suci Lewotana (K3SL) dengan mengambil tempat Desa Bean, Kecamatan Buyasuri Kabupaten Lembata sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juli – 04 Agustus 2025.

“Kegiatan K3SL kali ini secara organisasi menaruh titik fokus pada pemberdayaan ekonomi produktif masyarakat,” tandas Ketua Umum API Reinha Rosari Periode 2024/2025 membuka Audensi.

Peserta Audensi Ketua Steering Committee Valentinus Boleng, Ketua Panitia Imelda Theresia Tokan Bahy dan Anggota Aktif API Reinha.

Bupati Lembata menyambut baik dan mendukung kegiatan K3SL API Reinha Rosari yang menaruh perhatian pada isu pemberdayaan ekonomi di Desa Bean melalui kegiatan diskusi publik dan pelatihan-pelatihan yang sejalan dan mendukung visi bupati yaitu kesejatraan ekonomi dalam program NTT (Nelayan, Tani, Ternak) menuju ketahanan pangan.

Selain itu bupati Lembata juga memberikan dukungan untuk kegiatan ini dengan memberikan bantuan berupa anakan tanaman yang akan ditanam di Desa Bean untuk mendukung konsep yang sudah disusun oleh Steering Committee berupa penanaman anakan pohon di pesisir pantai.

“Kegiatan yang juga sejalan dengan salah satu program bupati yaitu Tebang Saty Tanam 4 untuk tetap menjadi ekologi ,” tandas Bupati Lembata bersemangat. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.