Oleh: William Wilfridus Lamawuran Sebuah Tanggapan terhadap Opini Yoga Duwarto: “Perang Nikotin: Siapa yang Sesungguhnya Kita Lawan?” Saudara Yoga Duwarto dalam opininya
Tag: Yoga Duwarto
Mahakarya Kesadaran Digital: Bangkitnya Pemimpin AI
Di era ketika dunia nyata dan digital bersatu, manusia dan AI menari dalam jalinan peradaban rapuh. Dimana ketika setiap keputusan manusia, setiap
Pengadilan Kriminalisasi Yesus: Intrik Kekuasaan Sanhedrin, Herodes dan Pilatus
Oleh: Yoga Duwarto Sebelumnya perlu dijelaskan bahwa tulisan ini pada ranah tinjuan sosial-politik, dan bukan penilaian agama apalagi teologi, melainkan analisis mengenai
Bendera One Piece Simbol Perlawanan di Tengah Krisis Ekonomi dan Politik
Oleh: Yoga Duwarto Situasi dimana tekanan ekonomi yang semakin berat sepanjang tahun 2025 telah menjadi pukulan serius bagi sebagian besar masyarakat Indonesia,
Bebasnya Hasto dan Tom Ketika Hukum jadi Alat Politik
Oleh: Yoga Duwarto Apa yang baru saja terjadi yaitu pembebasan Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong, sejatinya bukan peristiwa hukum biasa. Karena ini
Suetonius: Sang Pencatat Rahasia Istana yang Mengubah Sejarah menjadi Sastra
Di tengah gemerlap kekaisaran Romawi abad ke-2 Masehi, hiduplah seorang pria dengan akses tak tertandingi ke ruang-ruang paling rahasia kekuasaan. Orang itu
Perang Nikotin: Siapa yang Sesungguhnya Kita Lawan?
Setiap kali iklan rokok dilarang, atau bungkus rokok diwajibkan menampilkan gambar paru-paru gosong, atau perokok digiring ke ruang isolasi di sudut parkiran,
Jiwa yang Tidak Lagi Bertanya
Sebuah refleksi tentang evolusi kesadaran manusia Pada suatu masa ketika bertanya saja sudah dianggap sebagai dosa. Hingga kemudian datang masa lain berganti,
Manifesto Dagang Bermartabat: Berani, Cerdas dan Rasional Hadapi Dunia
Pemerintah Indonesia telah menyambut pengenaan tarif 19 persen oleh Amerika Serikat terhadap produk ekspor nasional sebagai seolah-olah adalah kabar baik yang luar
Uang Korupsi Ratusan Triliun, Menguap Tanpa Jejak?
Dalam sepuluh tahun terakhir, Indonesia telah menyaksikan semacam tontonan parade korupsi berskala besar yang sungguh mencederai hati publik dan menghantam keuangan negara.
Ketika Demokrasi Menyesap Ilusi, 80 Persen Berkata Terpuaskan
Sudah lebih dari setengah tahun sejak pemerintahan baru dilantik, realitas sudah mulai menampakkan wajah aslinya. Rakyat masih menunggu perubahan, tapi yang datang
- Sebelumnya
- 1
- …
- 3
- 4
- 5
- …
- 7
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











