Oleh: Matheus Tnopo Atambua sedang berubah. Kota yang dahulu terasa sederhana kini semakin ramai sebagai kota batas. Kendaraan semakin banyak, aktivitas ekonomi
Tag: Matheus Tnopo
Jangan Biarkan Beton Mengubur Kebijaksanaan Leluhur
Oleh: Matheus Tnopo Setiap kali gempa mengguncang Flores, kita selalu menyaksikan pemandangan yang sama: dinding beton retak, rumah coran roboh, keluarga kehilangan
Merdeka untuk Siapa?
Oleh: Matheus Tnopo Merah Putih di Tengah KegelisahanSetiap 17 Agustus, Indonesia berubah menjadi panggung kegembiraan. Bendera merah putih berkibar di jalan, gang,
Refleksi Kritis atas Pemerintahan Prabowo
Oleh: Matheus Tnopo Harapan Baru, Beban Lama Ketika Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia, banyak harapan masyarakat bertumpu padanya. Sosok yang
Papua: Luka Modernitas di Tanah yang Kaya
Oleh: Matheus Tnopo Papua dan Ironi Pembangunan Modern Papua selalu dipromosikan sebagai tanah masa depan: kaya emas, hutan luas, dan sumber daya
Kota yang Ramai, Jiwa yang Sepi
Oleh: Matheus Tnopo Tragedi yang Mengusik Kupang Belakangan ini Kota Kupang seperti sedang diguncang oleh luka-luka sunyi yang perlahan muncul ke permukaan.
Banyak Gereja, Sedikit Pembebasan
Oleh: Matheus Tnopo Religiusitas yang Bertumbuh, Kemiskinan yang Tidak Pergi Di tanah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang begitu religius, lonceng gereja berdentang
Ketika Manusia Turun Derajat Menjadi Algoritma: AI dan Senyapnya Kematian Makna
Oleh: Matheus Tnopo Kita hidup di zaman yang tampaknya paling cerdas dalam sejarah manusia—dan ironisnya, justru di saat yang sama, paling rawan
Pawai Paskah: Pas kah?
Oleh: Matheus Tnopo Paskah sebagai Transformasi, bukan Sekadar Perayaan Paskah dalam iman Kristiani bukanlah sekadar momentum liturgis tahunan, melainkan peristiwa eksistensial yang
Agama, Rasionalitas dan Krisis Moral Sosial: Sebuah Refleksi Filosofis di Tengah Realitas Indonesia
Oleh: Matheus Tnopo Realitas Sosial dan Krisis Nilai Indonesia hari ini sedang menghadapi berbagai persoalan sosial yang kompleks: meningkatnya kasus korupsi, konflik
Dikasihi untuk Mengasihi: Prapaskah sebagai Jalan Cinta yang Membebaskan di NTT
Oleh: Matheus Tnopo Dalam dokumen Dilexi Te (Aku telah mengasihi engkau), Paus Leo XIV menegaskan bahwa inti terdalam iman Kristiani bukan pertama-tama
- 1
- 2
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.









