Oleh: Matheus Tnopo Harapan Baru, Beban Lama Ketika Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia, banyak harapan masyarakat bertumpu padanya. Sosok yang
Tag: Matheus Tnopo
Papua: Luka Modernitas di Tanah yang Kaya
Oleh: Matheus Tnopo Papua dan Ironi Pembangunan Modern Papua selalu dipromosikan sebagai tanah masa depan: kaya emas, hutan luas, dan sumber daya
Kota yang Ramai, Jiwa yang Sepi
Oleh: Matheus Tnopo Tragedi yang Mengusik Kupang Belakangan ini Kota Kupang seperti sedang diguncang oleh luka-luka sunyi yang perlahan muncul ke permukaan.
Banyak Gereja, Sedikit Pembebasan
Oleh: Matheus Tnopo Religiusitas yang Bertumbuh, Kemiskinan yang Tidak Pergi Di tanah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang begitu religius, lonceng gereja berdentang
Ketika Manusia Turun Derajat Menjadi Algoritma: AI dan Senyapnya Kematian Makna
Oleh: Matheus Tnopo Kita hidup di zaman yang tampaknya paling cerdas dalam sejarah manusia—dan ironisnya, justru di saat yang sama, paling rawan
Pawai Paskah: Pas kah?
Oleh: Matheus Tnopo Paskah sebagai Transformasi, bukan Sekadar Perayaan Paskah dalam iman Kristiani bukanlah sekadar momentum liturgis tahunan, melainkan peristiwa eksistensial yang
Agama, Rasionalitas dan Krisis Moral Sosial: Sebuah Refleksi Filosofis di Tengah Realitas Indonesia
Oleh: Matheus Tnopo Realitas Sosial dan Krisis Nilai Indonesia hari ini sedang menghadapi berbagai persoalan sosial yang kompleks: meningkatnya kasus korupsi, konflik
Dikasihi untuk Mengasihi: Prapaskah sebagai Jalan Cinta yang Membebaskan di NTT
Oleh: Matheus Tnopo Dalam dokumen Dilexi Te (Aku telah mengasihi engkau), Paus Leo XIV menegaskan bahwa inti terdalam iman Kristiani bukan pertama-tama
Rahmat yang Terluka: Sakramen dan Tanggung Jawab Sosial di NTT
Oleh: Matheus Tnopo Pengantar Nusa Tenggara Timur (NTT) sering dikenal sebagai salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki kehidupan religius yang kuat.
Di Mana Tuhan Saat Bom Jatuh? Membaca Perang Israel–Iran dengan Kaca Mata Epicurianisme
Oleh: Matheus Tnopo Perang selalu membawa satu pertanyaan tua yang terus menghantui nurani manusia: di manakah Tuhan ketika manusia saling membunuh? Pertanyaan
Refleksi Kritis Atas Cinta dan Kebenaran: Ujian Demokrasi di Nusa Tenggara Timur
Oleh: Matheus Tnopo Demokrasi pada dasarnya lahir dari dua kekuatan moral yang mendalam: cinta dan kebenaran. Cinta mendorong manusia untuk keluar dari
- 1
- 2
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.







