STIPAR Ende Persiapkan Wisudawan menjadi Agen Perubahan Kontekstual

oleh -1259 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Ende – Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAR) Ende melakukan Seminar Akademik sebagai rangkaian kegiatan menyongsong Wisuda Sarjana Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026, di Aula Mgr. Donatus Djagom, SVD ini mengusung tema “Dipilih untuk Diutus: Mewujudkan Sarjana yang Berbuah Nyata melalui Kolaborasi dan Karya Kontekstual”. Seminar ini merupakan upaya institusi dalam membekali calon lulusan agar memiliki kesiapan mental dan profesionalitas sebelum terjun ke tengah masyarakat.

Penyelenggaraan seminar ini berpijak pada landasan teologis Yohanes 15:16 yang menekankan bahwa gelar Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik (S.Pd) membawa konsekuensi perutusan (Missio). Secara filosofis, para lulusan diarahkan untuk mengalami perubahan paradigma (Metanoia) agar mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Hal ini memiliki makna dan tujuan yang lebih jauh dari entitas akademik yang terisolasi,” tegas Dr. Ignasius Suswakara, panitia penyelenggara seminar.

Langkah ini diambil sebagai respons atas tantangan era disrupsi di wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya Flores.

“Guru agama masa kini dihadapkan pada kompleksitas persoalan sosial, ekonomi, serta kemajuan teknologi yang pesat. Oleh karena itu, STIPAR Ende menetapkan tiga kapasitas utama yang harus dimiliki lulusan yakni kapasitas teologis-pastoral, kapasitas sosial-pemberdayaan, dan kapasitas adaptif-inovatif,” kata Ignasius.

Guna memperluas cakrawala berpikir para calon wisudawan, STIPAR Ende menghadirkan perspektif lintas disiplin melalui kolaborasi dengan pimpinan perguruan tinggi lain di Kota Ende. Terdapat tiga narasumber utama yang memberikan pemaparan materi secara panel:

Ketua STIPAR Ende, Dr. Fransiskus Z.M. Deidhae,M.A memaparkan materi bertajuk “Ditetapkan untuk Menghasilkan Buah: Integritas Guru Agama sebagai Misionaris Modern” yang menitikberatkan pada makna teologis perutusan dalam konteks pendidikan Katolik.

Fokus utama pembahasan mencakup penguatan integritas moral serta spiritualitas kerja guna menghadapi tantangan sekularisme yang kian meningkat. Selain itu, guru agama diposisikan sebagai agen perubahan karakter atau character building yang krusial bagi pengembangan generasi Z dan Alpha.

Sementara itu, Ketua STPM Santa Ursula Ende, Yulita Eme, S.Sos.,M.Si, menyoroti sinergi pastoral dalam pemberdayaan masyarakat melalui subtema “Pergi ke Medan Bakti: Sinergi Pastoral dalam Pemberdayaan Masyarakat.” Materi ini membekali lulusan dengan kemampuan membaca data sosial agar mampu mendeteksi persoalan nyata di paroki maupun desa tempat mereka bertugas.

Strategi yang ditawarkan meliputi aksi advokasi untuk kemandirian sosial-ekonomi umat serta sinkronisasi antara program pastoral Gereja dengan agenda pembangunan pemerintah desa.

Sedangkan, Ketua LP2M Universitas Flores, Dr. Yustina M.S.W. Pu’u, S.P.,M.P menekankan pentingnya inovasi, kolaborasi, dan literasi digital demi menjaga daya saing sarjana di era global melalui tema “Buah yang Tetap: Buah yang Tetap: Inovasi, Kolaboratif, Literasi Digital, dan Daya Saing Sarjana di Era Global”.

Pembahasan mencakup penguasaan kompetensi masa depan yang meliputi critical thinking, creativity, collaboration, dan communication atau 4C. Penggunaan teknologi digital diarahkan untuk menunjang profesi pendidik sekaligus penggiat sosial, yang dibarengi dengan penanaman mentalitas pembelajar sepanjang hayat agar relevansi pengabdian tetap terjaga.

Rangkaian acara ditutup dengan sebuah seremoni yang sarat makna, yakni Ritual Pengutusan Simbolis. Dalam sesi ini, Ketua STIPAR Ende menyerahkan bibit tanaman kepada para calon wisudawan sebagai representasi komitmen untuk menghasilkan karya nyata yang berkelanjutan di tempat tugas masing-masing.

Melalui seminar ini, STIPAR Ende mengharapkan para lulusan memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk memasuki dunia kerja, baik di sektor formal maupun informal. Lulusan dipersiapkan untuk memahami bahwa pengabdian sebagai sarjana pastoral mencakup tanggung jawab luas dalam memberdayakan masyarakat secara utuh. (ADWA/TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.