Bupati Lakamau Siapkan 5 Miliyar untuk Bangun ABAD

oleh -1640 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kalabahi – Pemerintah Daerah Kabupaten Alor di bawah kepemimpinan Bupati Iskandar Lakamau dan Wakil Bupati Rocky Winaryo menyiapkan anggaran Rp5 Miliyar untuk membangun wilayah kecamatan Alor Barat Daya (ABAD) pada tahun 2025 di berbagai sektor prioritas seperti sarana pendidikan, kesehatan dan air bersih.

“Meskipun sejumlah anggaran untuk membangun Kabupaten Alor sebesar Rp64 Miliyar ditarik kembali oleh Pemerintah pusat, namun Pemerintah Kabupaten Alor dalam Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Alor Iskandar Lakamau dan Rocky Winaryo bersama DPRD Kabupaten Alor terus berupaya mengalokasikan anggaran untuk membangun Kabupaten Alor di berbagai bidang untuk mensejahterakan masyarakat di wilayah pedesaan,”.

Demikian disampaikan Bupati Alor Iskandar Lakamau ketika melakukan kunjungan kerja (kunker) seratus hari kerja di Kecamatan ABAD pada Jumat (25/4/2025).

Lakamau mengatakan, membangun Alor perlu kerja keras dan fokus dikarenakan Kabupaten Alor merupakan Kabupaten kepulauan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kabupaten Alor terdiri dari 15 buah pulau yang sembilan pulau telah berpenghuni sementara enam buah pulau belum berpenghuni.

Sehingga untuk membangun Alor, jelasnya, perlu fokus dan kerja keras antara Pemerintah dan Masyarakat agar proses pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat dapat terlaksana dengan baik.

Dia mengatakan, dalam kepemimpinanya bersama Wakil Bupati lima tahun kedepan dengan program Gerbang Timur yang telah canangkan. Lakamau menjelaskan bahwa, Gerbang Timur merupakan sebuah program yang diletakannya untuk membangun Kabupaten Alor kedepan dalam kepemimpinannya.

“Gerbang artinya Gerakan membangun menuju pintu masuk kesejahteraan. Sedangkan Timur artinya, hati, inovasi, ilmu pengetahuan untuk kemakmuran. Jadi kita ingin menjadikan Kabupaten Alor yang aman, damai, sejahtera, berkualitas. Dan maju dalam spririt Alor Berkemas artinya bersiap siap maju,” sebutnya.

Oleh karena itu, Bupati Lakamau berharap pikiran dan hal-hal yang negatif tidak mendatangkan perubahan dan tidak produktif ditinggalkan dan fokus dalam pembangunan mensejahterakan rakyat.

Menurut mantan Camat Alor Tengah Utara ini, sesuai data Kabupaten Alor angka stanting di kecamatan ABAD masih cukup tinggi. Untuk menekan angka stanting tersebut akan ada Gerakan orang tua asuh yang disebut Gerakan menimbang sehingga generasi kita kedepan dikatakan generasi yang sehat.

Sementara itu, katanya, angka kemiskinan di Alor jugapun masih tinggi mencapai 22 persen.

“Dua puluh dua persen dari 250 ribu penduduk yaitu 40 ribuan penduduk masih di bawah garis kemiskinan,” ungkapnya.

Sementara itu, lanjutnya, infrastruktur jalan, jembatan, air bersih dan jaringan internet juga masih perlu penanganan yang serius sehingga masyarakat bisa menikmati

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut Pemerintah Daerah mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliyar untuk mendukung pembangunan di wilayah Kecamatan ABAD diantaranya, pengadaan mebeler dua ruang SD GMIT Wolwal sebesar Rp40 juta, mebeler SD Negeti Kofola Rp40 juta, mebeler SD Negeti Hopter Rp40 juta, mebeler SD Negeri Probur ll Rp40 juta dan mebeler SMP Negeri Morba Rp50 juta.

Pembangunan ruang kelas baru SMP Negeri Morba, Rp440 juta, rehap dua ruang SD GMIT Wolwal Rp200 juta, dan pengadaan alat permainan, edukasi Paud Adven Alor desa Moramam Rp47 juta, dan Paud IN l Pintumas Rp47 juta lebih.

Selanjutnya pengadaan starli untuk kebutuhan akan jaringan akan dipasang di daerah yang tidak ada jaringan untuk kebutuhan anak sekolah.

Sementara itu Puskesmas Moru mendapat bantuan anggaran sebesar Rp1,4 miliyar lebih dan untuk Puskesmas Probur Rp504 juta. Selain itu pembangunan rumah untuk tenaga kesehatan (Nakes) di Probur Rp500 juta. SPAM desa Moramam Rp1,3 miliyar lebih, Desa Halerman Rp330 juta.

Hadir dalam acara kunjungan seratus hari kerja Bupati dan Wakil Bupati tersebut Ketua DPRD Alor Paulus Brikmar, Wakil Ketua DPRD Usman Suryono Plaikar, Anggota DPRD dari Dapil lll Adi Gurgewen, Asisten lll Marthen Moubeka, Pimpinan OPD, Camat ABAD Yapi N. Hinglir, para kepala desa, Kaplores AKBP, Nur Ashari, Dandim 1622 Alor, pejabat yang mewakili ketua pengadilan Negeri Alor, pejabat yang mewakili Kepala kejaksaan Negeri Alor, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta undangan lainnya. (NB/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.